Posted by: himurashin | December 30, 2009

Day 1 – Ryuujin

lama ngga update nih blog, bukan karena ga niat, tapi karna lagi ga punya scanner. tau la, blog ini kan kujadikan ajang penumpahan pengalaman nggambar, kalo gambarnya ga ada, mo ngomong apa coba.

sebagai selingan, tapi bukan sampingan, a.. maksudnya bukan barang sambil lalu yg ngga serius, ya intinya sama seriusnya dengan gambar2ku lainnya. kali ini lagi bikin papercraft, bentuknya? liat sendiri la. hari ini baru mulai proses assamblynya, seharian cuma jadi ini, iya, cuma kepalanya doang. nanti kalo ada perkembangan aku update terus di sini.

Jadilah terang dan jadilah gelap, jadilah kepala di hari pertama.

Posted by: himurashin | November 13, 2009

Yui in wedding dress

Bencana…. aku mati2an nulis malah ga disave ama wordpress…./fail

Terserahla… aku nulis ulang. Masi ingat ga ya tadi aku nulis apa.

Hmm… Radith sama Anchan pernah bilang kira2 gini: “blogger macam apa saya yg ninggalin blognya lama gini..” Haha, kalo gitu blogger macam apa saya ini yg punya target postingan blog cuma kurang dari 5 post pertahun… Can’t be help, pemalas desu yo… indeed/ngupil

Ah, males ah ngulangin perkataan yg sama. Aku ke intinya aja. Ini Yui… hai, Yui~./luv Yui kubuat (halah, ga enak amat didengarnya) setelah dapet request dari salah satu valkyrie. Yup, lagi2 valkyrie, namanya juga sama2 mahluk kayangan (tapi ga doyan kayang). Jadi ceritanya waktu itu kami lagi liat2 gaun pengantin… Buka~n, aku belum pernah nikah… Waktu itu cuma liat2 aja kok… terus liat2 cincinnya juga… kalung juga… halah.. hahaha…………/hoho

Ok, lupakan soal itu. Jadi intinya, waktu itu valkyrienya request minta aku gambarin pake gaun pengantin, hehe… ngga kok, valkyrienya bukan Yui, meskipun aku pengeeeeeeen sekali Yui pernah ada di HGO./mimisan Nah, jadi dianya milih gaun yg ini, yg sebenarnya bawahannya bagus, mini skirt gitu~ hehe…/melas Tapi sori ya Yui (nama samaran si valkyrie, dp kukasi ‘bunga’, jelek amat), aku terlalu gede gambarnya, penuh deh kertas hvsnya…

Sekarang aku mo ngomongin Yui. Yui, kayaknya kamu agak gemukan ya? (shin digampar..)/fly 2 kilo ya? (shin diinjek2..)/bb

Bener keliatan gitu kan? Let me analyze why… /nyehIf i have to say, kurasa tangan kananmu lah pelakunya (gaya nunjuk Shinichi Kudo). Yup, aku rasa salahnya di tangan kanan Yui (berarti sebelah kirimu). Satu lekukan yg salah merusak segalanya. Coba sekarang kalian tutup tangan kanannya, jadi langsing kan? Mari jadikan ini sebagai pelajaran. Jangan makan seafood kebanyakan, eh, bukan, jangan sepelekan detail2 kecil maksudnya. Sori buat Yui yg uda aku buat gemuk…./gomen Irashai mase…

ok, balik lagi ke Yui. Yui, aku baru tau kalo dagumu ga simetris sempurna setelah kugambar ini. Whatever, like I care, cute is cute indeed~ Aku menerima kamu apa adanya./lup

Hm.. kurasa uda cukup. Sori buat Yui karena aku komennya kelamaan dan ketelatan (terlalu telat maksudnya). Saking lamanya sampai rambutmu jadi pendek gitu… hehe, nanti aku gambarin lagi deh.

S.H

Posted by: himurashin | October 3, 2009

Kenichi Matsuyama

Masih dalam suasana males dan males2an, aku nulis dikit aja ya…
Jadi, kali ini aku post Kenichi Matsuyama dulu.

Well, sedikit mengenai Kenichi, dia adalah pemeran L di Death Note drama. Dan karena dua drama pertama sukses, maka dibuatkanlah spinoffnya (sambungan yg ga menyangkut ke cerita utama). Yang mau beli dvdnya hubungi aku
Pokoknya keren la, kalau ditanya siapa cosplayer L yg paling bagus, uda pasti Kenichi di posisi pertama (yg keduanya aku)
Aku sebenarnya pengen bahas L lebih banyak lagi, tapi lain kali aja lha, habis aku gambar kenichi versi L-nya.
Nah, sekarang mengenai gambarnya sendiri. Aku cerita dikit aja ya, dikiiiiiiit aja……..
Modelnya adalah kenichi, yg kuambil dari google, terus dipajang dimonitor, baru digambar. Cara lama untuk nggambarnya, cara yg membuat kepalaku bergerak terus tak berhenti. Dan di sini aku sudah mulai menggunakan alat2 baruku, pensil 9B bercorak sapi friesland, tapi ga pakai susu. Pengapusnya juga dipake, tapi lupa di bagian mananya.
Nah, seperti biasa, kugambar dulu outline kasarnya seperti ini

Beruntung sekali kali ini aku masih sempat ngambil gambar pra-jadinya. Abisnya mau dipamerin dulu. Terus, habis itu baru diarsir. Kali ini aku arsirnya sengaja pake pensil 9B, dan ternyata memang lebih gelap daripada pakai pensil 2B, jadi kusarankan memang lebih baik mengarsir bayangannya pakai 9B. Metode arsirnya masih sama kayak yg kemarin2 kukasi tau.
Aku sempat beberapa kali mengubah dagunya, karena beberapa kali kurasa (meskipun belum tentu) agak kurang miring. Jadinya dihapus dan digambar ulang daerah situnya. Agak susah sih, nentuin derajat kemiringan yg pas, salah2 malah bisa jadi wajah orang lain yg kugambar. Buat yg mau ikut menggambar, kusarankan untuk memperhatikan daerah ini baik2, karena dagu menentukan ukuran wajah.
Cukup soal dagu, sekarang bibir! Dari pertama liat kenichi sampe sekarang, aku lucu liat bibirnya yg melengkung itu. Karena kesannya kenichi menggigit bibirnya mulu, padahal emang uda dari sananya tajem kayak gitu. Dan terus terang aku agak gagal menampilkan sisi uniknya ini. Aku merasa bibirnya agak terlalu tebal…. semoga lain kali ngga terulang lagi.
Satu hal lagi, untuk kali ini gambarku sedikit lebih mudah (sedikiiiiiiiiiiit… aja) soalnya mata kenichi cuma satu. Haha, jadi ga terlalu musingin soal kesimetrisan kayak kasus JiHu dulu. Dan memang dasarnya aku lebih enak menggambar jari dp mata. Soalnya daerah mata itu sensitif, gampang iritasi, merah2 karena masuk debu, halah, lebai. Bukan, maksudku sensitifnya itu di bagian tebal tipis garis dan bayangannya. Kalo terlalu tebel nanti jadi kayak deddy corbuzier, kalo terlalu tipis ga berasa 3D-nya.
Hm.. apa lagi ya? Apa sekalian kubahas bajunya aja? Kenichi memakai setelah resmi, kombinasi antara kemeja hitam, jas item, dan dasi item pula. Kalo ga mo pusing, ya arsir merata aja semua, kan sama2 item. Haha, ga bisa gitu, nanti malah jadi kayak bayangan pula. Jadi supaya alur2 kainnya jelas, aku pilih  metode pengarsiran seperti yg terlihat.
Eh, sebelum habis, aku mau bahas jenggot ama kumisnya dulu. Tipis2 tapi brewokan, jadi supaya terasa seperti brewokan, aku arsir dulu, dipoles, baru kugambar helaian (halah) kumis dan jenggotnya. Boleh dicoba.
Uda ah, cukup sampai di sini. Next: Yui in wedding dress
S.H
Posted by: himurashin | September 26, 2009

Mikuni Shimokawa

Di hari panas yang mengundang kantuk ini, akhirnya kumulai untuk menulis artikel selanjutnya…

Nyeh, mau tulis apa ya? hm… yang jelas kali ini post Mikuni Shimokawa.

Seperti biasa, kalau mau full resolution, liat di devianart.

Apa ya yg enaknya kukomentari…
Haha, yang jelas, wajah mikuni bener2 mirip boneka. Matanya itu lho, gede amat. Sampai-sampai ada yg bilang mata kucing. Awalnya sih pengen kugambar yg posenya lain.

Eh, lupa ngasi tau, gambar miku ini didasarkan atas request dari cucuku, tapi bukan valkyrie, meski namanya mirip2 valkyrie. Katanya sih cucuku ngefans sekali sama mikuni, ya uda, kugambarin buat dia. Setelah diliat2 ternyata Miku emang cantik~ Anggap aja hadiah buat cucu satu2nya  /ah

Tapi sebenarnya yg bikin aku kaget, bukan wajah miku yg ga ada duanya itu, tapi fakta bahwa ternyata Mikulah yg nyanyin soundtracknya Full Metal Panic, my best fave /melas
buat yang belum tau FMP, nonton deh sana, dijamin ga bakal nyesal /iyay

Ah, balik ke topik. Liat kembali ke arah miku….

Apa ya yg harus kuceritakan… mungkin itu, rambutnya. Ini kali pertamanya aku menggambar rambut berponi seperti itu. Sebelumnya aku hanya menggambar rambut yg gampang2, disisir ke samping kayak Jihu atau Matsu. Jadi ini pengalaman baru bagiku. Exp bertambah…

Ok, sekarang buat tips dalam menggambar. Hal pertama yang selalu kualami saat menggambar adalah, perasaan bahwa gambarku salah, ngga mirip. Dengan kata lain, gagal dalam mengsketsa. Tapi ternyata hal itu tidak sepenuhnya benar. Hal ini dikarenakan gambar sketsa dan gambar jadi itu bedanya sangat jauh. Contohnya, miku yg kugambar ini sebenarnya sudah akan kuhapus saat setengah jadi, karena saat kulihat kok rasanya ngga mirip… apa aku merusak wajah seseorang? /confuse Tapi setelah sedikit memaksakan diri, yaitu dengan mengatakan pada diri sendiri “akan kuselesaikan dulu, kalau ternyata memang jelek, ya uda, nanti baru dihapus”.
Setelah kupoles sana sini, arsir sana sini, efek bayangan sana sini, ternyata hasilnya ga jelek2 amat. Aku mengambil kesimpulan, efek bayangan ternyata memberikan sumbangsih lebih dari 50% pada gambar, sisanya adalah ketepatan garis dan proporsi. Dengan kata lain, jangan menjudge hasil kerja sebelum diberi arsiran. (sebenarnya aku sudah mengalami hal ini saat menggambar jihu dulu, tapi kuabaikan saja)

Ne.. tipsnya uda, jadi ga ada bahan pembicaraan lagi  /ngupil

uda, segitu dulu. next: kenichi matsuyama/syalala

S.H

Posted by: himurashin | September 24, 2009

Matsu chan~

Ah, panasnya hari ini….

Peduli amat, sesuai janji, ini gambarku…

Yg kecil aja ya, kalau maksa mau yg full resolusi, cari aja di Devianart, halamanku tentunya.

Ok, cerita dikit soal gambar Matsu Takako-chan di atas. Gambar ini kubuat setelah dapat permintaan dari valkyrie (lagi2 ani). Sebenarnya uda pernah gambar objek yg sama dulu, tapi karena ilang dan tak dapat ditemukan lagi, ya uda, gambar ulang. Jadilah gambar cantik yg ada di atas~

Tapi.. ibarat pedang bermata dua, makin bagus makin bermasalah. Matsu-chan kugambar cantik2 malah dibilang copipaste dari blog… Halah, dasar payah semua. Emangnya gambar bagus harus datang dari orang2 yg ga kalian kenal?!/marah

Sudahlah, cape bahasnya, malah dibilang buatan pelukis jalanan malioboro lagi…./weleh Dasar orang2 berpikiran pendek

Uda ah, kali ini ga ada tips. Soalnya matsu kugambar ikutin filing aja, dan belum pakai alat2 baru. Uda, lain kali sambung lagi.

S.H

Posted by: himurashin | September 22, 2009

New tools

Hari ini saya seharian di mall (sebenarnya sih beberapa hari yg lalu). Tidak usa pedulikan alasan utamanya, kita fokus ke suatu sudut mall yg bertimbunan buku2 mahal  itu, yg di pintu depannya bertuliskan gede2 “Gramedia”.

Apakah gerangan hubungannya dengan blog ini? Biar ada hubungan kita liat2 bagian alat2 tulisnya. Sesuai petuah dari valkyrie Ani, untuk bagian gelap dari gambar sebaiknya digunakan pensil 3B yg lebih item. Ya uda, mission objectivenya adalah pensil 3B. Suer, susah ketemunya. Bolak balik semua tempat pensil yg ada, ketemunya malah yg aneh2, ada yg H ada yg F, bla bla bla, akhirnya malah ketemu yg 9B.

Kalau diliat2 dari petunjuk yg ada di sana, ukuran H lebih tipis dp B, dan makin besar angka B-nya makin hitam tinta, eh, isi pensilnya. Jadi berdasarkan petunjuk itu saya coba cari 8B, malah ketemu yg 9B, so be it. Dan setelah melanjutkan pencarian (siap tau ketemu barang2 lain yg mendukung proses menggambar), malah ketemu pengapus aneh bin ajaib yg belum pernah kuliat sebelumnya. Gambar keduanya seperti ini..

Katanya sih pengapus dengan genggaman terbaik. Bagiku terlihat seperti batu pipih yg biasa kulempar sampai memantul2 di permukaan kolam sekolah (dulu). Tapi ya apa salahnya mencoba. Ah, pensilnya juga aneh, kok pakai motif sapi segala… semoga tidak bersuara seperti sapi.

Saya masih sempat keliling2 di gramed, pengennya cari kertas khusus buat gambar. Ketemu sih, tapi gila ah, masa 50 ribuan untuk satu buku. Berdasarkan prinsip ekonomi hasil pengalamanku, gambarku yg sampai saat ini belum menghasilkan devisa itu tidak perlu lah dikasi bahan baku yg melebihi budget negara itu. Istilah ilmiahnya “lain kali ajha”…

Tapi kalau dipikir2 lagi, 50 ribu ga ada apa2nya, bila dibandingkan ama lukisan karya Leonardo davinci…. eh, bukan kejauhan bandinginnya. Dibandingin ama yg ini maksudnya:

Sebuah kotak pensil yg kutemukan tidak jauh dari kertas gambar tadi berada. Istimewanya? Coba perhatikan lebel harga yg secara tidak sengaja keblur itu, kira2 aja berapa harganya, lihat baik2 berapa angka yg ada di sana

Sungguh beruntung sekali gambarku tidak berwarna semua…

Paragraf tambahan, mau carita dikit soal fenomena biologi yg kutemukan di hypermart.

Sungguh edukatif, mengajarkan tt keseimbangan ekosistem kepada anak2 usia dini. Pelajarannya, jangan biarkan singa mati kekenyangan, masukkan juga harimau supaya ia bisa bantu menghabiskan zebranya. Suer, itu posisinya bukan aku yg ngatur~

Next:Matsu Takako (buat yg ga sabaran bisa liat langsung di devianartku)

S.H

Older Posts »

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.